Senin, 18 November 2013

Kerja Di Rumah

,

Saya hanya tidak ingin menyesal di kemudian hari tentang pilihan yang saya pilih sekarang

Kerja di dalam rumah, sebenarnya merupakan impian banyak orang, termasuk saya sendiri. Bayangan atas kenyamanan, dekat dengan keluarga, kerja tanpa tekanan, adalah beberapa dorongan untuk bisa kerja dirumah. Banyaknya iklan di facebook tentang tawaran untuk kerja dirumah dengan iming-iming bayaran besar pun menjadi bukti bahwa banyak orang yang menginginkan untuk mencari nafkah dari rumah. Yah, dan akhirnya impian itu terpenuhi dalam waktu yang tidak terlampau lama, kira-kira setelah 2 tahun saya bekerja ngantor untuk orang lain. Saya, umur 25 tahun, kerja dari dalam rumah.

Sudah sekitar 1 tahun saya kerja dirumah, suka dan duka telah banyak saya lalui. Lalu apakah bayangan ketika saya ngantor tentang kerja dirumah sesuai dengan keadaan saya saat ini?, Tentu saja!, sebagian!, tapi sebagian lagi tidak. Saya mungkin kerja dirumah, tapi tetap saja saya tergantung kepada orang lain akan pekerjaan saya. Kadang lebih parah dari dulu ketika masih ngantor. Waktu kerja yang tidak tentu menyebabkan saya tidak konsisten dalam pengaturan waktu kerja yang menjadikan pekerjaan tidak cepat selesai, ujung-ujungnya gaji telat dibayarkan. Walau begitu Alhamdulillah kerjaan selalu ada, artinya saya hampir tidak pernah nganggur walaupun tidak berarti saya selalu punya uang, haha..

Yah begitulah, tapi hey!, ini kan baru 1 tahun?. Walaupun kurang-lebih baru satu tahun, saya jadi sering bertanya-tanya, apakah saya sebenarnya sudah siap untuk kerja di rumah?, kalau sudah, berarti saya sudah berada di jalan yang benar dan tinggal menjalani semua dengan sabar dan kerjakeras, tapi kalau ternyata jawabannya belum?, yah berarti saya harus mulai membongkar lagi dokumen-dokumen lamaran kerja dan mulai mencari kerja seperti waktu dulu. Bukan apa-apa, tapi saya hanya tidak ingin menyesal di kemudian hari tentang pilihan yang saya pilih sekarang.

0 komentar to “Kerja Di Rumah”

Posting Komentar